Senin, 08 Maret 2010

♥♥ AKU SENANG JD MAMAMU ♥♥

Maren lagi jalan2 nemenin cc ane blanja di super indo..
ga sngaja ngelirik 1 buku gitu..
judulnya AKU SENANG JADI MAMAMU..
ane langsung penasaran dhe ma isinya..
ternyata pas ane baca isinya n lied2 gambar2nya..
ane tiba2 pengen nangis rasanya.. huaaa :(
mata ane waktu itu uda merah.. roket air mata keknya uda mao mlncur gt..
cmn y malu lah kalo tiba2 nangis di depan umum.. hahaha..

ane jadi inget betapa susahnya mama kita ngebesarin kita ampe kita tumbuh segede ini..
tapi kita kadang malah suka ngebantah kalo disuru ngapa2en..
tapi walopun gitu,, mama tetap sabar ma kita..
mama ga pernah perhitungan ma kita..
aku jd kangen mama, papa, rumaah..
lom lagi blakangan ini diterpa banyak masalah..
yg bikin ane pengen baliik berlindung dirumaah..
tapi apa daya,, rasa takut pengen berlindung diruma cmn bisa dalam fikiran dan hati :(

AKU SENANG JADI MAMAMU
Dengarkanlah alasanku..

Aku senang jadi mamamu..
waktu kamu membantu di toko
atau waktu aku pulang ke rumah
dan kamu membukakan pintu..

Aku senang jadi mamamu..
waktu kita bermain di halaman
atau kamu melakukan smua tugasmu
walopun kliatan sulit..

Aku senang jadi mamamu..
waktu aku melihatmuy bermaen bersama
dan waktu kamu tidak berisik.

Aku senang jadi mamamu..
waktu kamu tidur siang
atau waktu membacakanmu crita sambil memangkumu..

Aku senang jadi mamamu..
waktu kamu bilang aku cantik
atau kamu menceritakan sebuah lelucon untuk memperlihatkan bahwa kamu tidak waras..

Ak senang jadi mamamu..
waktu kamu menemukan sesuatu yang baru
atau menunjukkan sesuatu yang senang kamu lakukan..

Aku senang jadi mamamu..
waktu kit di greja
atau waktu kamu membantu mencari sesuatu yang hilang..

Aku senang jadi mamamu..
waktu kamu menciumku sebelum tidur
atau meminta maaf waktu melakukan kesalahan..

Aku senang jadi mamamu..
waktu mengantarmu tidur
atau berlutut disampingmu sampai smua doa telah di ucapkan


TETAPI YANG PALING PENTING..
AKU SENANG JADI MAMAMU
HANYA KARENA KAMU ADALAH KAMU.

KAMU ADALAH HADIAH TERINDAH YANG DIBERIKAN TUHAN UNTUK MAMA.



AKU SAYANG MAMA..
AKU SAYANG PAPA..
AKU SAYANG KALIAAN SMUA..
AK KANGEEEN RUMAAH.. :(

Manusia selalu disulitkan dengan 2 pilihan

huaaaa...
nangis ane rasanya pas disuruh milih 1 pilihan di antara 2 pilihan..
ane binung dah mao milih yang mana..
walopun ane tao mana yg aruz ane milih..
tpi ternyata bwt milih 1 kputusan itu ternyata muzti butuh pengorbanan..
ane jadi inget,, ternyata kalo mao sukses itu kita mmg muzti mengorbankan sesuatu..
maksud ane bukan ngorbanin nyawa.. hahaha..
tapi masa depan ane..
gara2 pilihan itu, malah nimbul konflik.. hueee...
kalo g bisa milih, g ga mao pilihan g itu malah nyakitin org bahkan malah bikin konfliik..
memang apa yang uda g putusin, g aruz btanggung jawab..
tapi apa daya,, g cmn seorang cewe yang lemah..
yang mungkin slalu pengen berusaha memakai topeng dengan bae,,
tapi ane ga bisaaaa... T.T

Minggu, 28 Februari 2010

Anak yang mencoret mobil ayahnya

Sepasang suami isteri – seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.

Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.

Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, “Kerjaan siapa ini !!!” …. Pembantu rumah yang tersentak engan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah adam ketakutan lebih-lebih melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ‘ Saya tidak tahu..tuan.” “Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?” hardik si isteri lagi.

Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata “Dita yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik …kan!” katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali-kali ke telapak tangan anaknya . Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.

Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa… Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.

Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka-luka dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka-lukanya itu terkena air. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. “Oleskan obat saja!” jawab bapak si anak.

Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. “Dita demam, Bu”…jawab pembantunya ringkas. “Kasih minum panadol aja ,” jawab si ibu. Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya.

Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas. “Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap” kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya susah serius. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. “Tidak ada pilihan..” kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut…”Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah” kata dokter itu. Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi.

Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. “Ayah.. ibu… Dita tidak akan melakukannya lagi…. Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi… Dita sayang ayah..sayang ibu.”, katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya. “Dita juga sayang Mbok Narti..” katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.

“Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti ?… Bagaimana Dita mau bermain nanti ?… Dita janji tidak akan mencoret-coret mobil lagi, ” katanya berulang-ulang. Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf…Tahun demi tahun kedua orang tua tersebut menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi…, Namun…., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tersebut tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya..


sumber : dari coretan tangan seseorang

Thanks GOD, YOU listen me

huaaaaaaaaaaaaaaaaaa...
ternyata KAMU mendengarkanku TUHAN,,
kamu memberikan sbuah lilin disaat ak mengalami kesusahan..
thanks god, u listen me..
akhirnya ak bisa bernafas lega, gara2 memikirkan masalah itu, badan ak ampe panas dingin dah skg.. meriaaaanmmmg.. T.T



Senin, 22 Februari 2010

IMlek di kota tercinta, SINGKAWANG



jadi kangen rumah kalo lied poto ini.. hahaha..
neh situasi di depan rumah ane dalam menyambut taon baru cina..
bisa dibayangkan betapa meriahnya kota singkawang yang di hiasi oleh lampu2 hias dan lampion2 yg dihias di stiap sudut kota singkawang maupun dirumah masing2..


pohon beringin yang terletak di tengah jalan persimpangan pasiran-ponegoro itu juga telah dihiasi bgitu cantiknya oleh warga kota singkawang..





kalo taon maren, singkawang dimeriahkan dengan naga terpanjang yang mencetak rekor MURI,, nah tahun ini singkawang dimeriahkan dengan lampion raksasa dan kue keranjang raksasa yang siap2 menembus rekor MURI lagi...

Ga terbayangkan betapa meriahnya kota singkawang.. ane aja skg masi kpikiran bwt balik k singkawang lagii.. huaaaaa.. kangeeeeeeeeeeeeeeeeen..

detail lampion raksasa :
tinggi : 24 meter
diameter : 32 meter.
Bambu untuk membuat lampion itu sebanyak 3.500 batang dan kain parasut hampir dua ribu meter dengan lebar 1,2 meter.


berikut akan ane kasi penampakan betapa si raksasa ini akan memeriahkan kota singkawang.. btw foto ini ane ambil pas malam taon baru imlek.. dengan disertai beberapa kembang api yang ikut memeriahkan malam menyambut imlek itu.. ^0^

inilah lampion raksasa itu..

sedangkan

detail kue keranjang raksasa :
tinggi : 99cm
diameter :2,88m
keliling lingkaran : 9,04m
volume : 6,45m
berat : 8,735kg
produksi : sao chong
Kue keranjang dibutuhkan sekitar 4,6 ton ketan putih dan 4,6 ton gula pasir untuk membuat kue khas Imlek itu.

inilah kue kerangjang raksasa..
maklum, saking gedenya,, ane ga bisa potret abiz kue keranjangnya..

dan bisa kalian lied ini jg..




belum lagi ntar festival cap go meh guys..
kota singkawang kek dipenuhi semut2 kalo di liet dari jauuh,
stiap jalanan rameeeee orang yg menonton tatung.. kwkekwke..

 

(c)2009 Evi Secret's Blog. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger